Efek Buruk
dari Minum Kopi
Efek Buruk
dari Minum Kopi. Kopi adalah minuman yang sering di lihat dan
semua orang tau dengan yang namanya minuman satu ini. Minuman hitam
ini sudah di kenal dari ratusan-ratusan tahun yang lalu, warnanya sekarang
bukan hitam saja. Tetapi sudah ada tambahan dari minuman yang lain, seperti
campuran susu, mocha, dan yang lainnya. Kopi paling cocok untuk menemani waktu
anda saat pagi hari, santai, bersama teman, ada tamu.
Jika setelah
minum kopi, banyak yang berpendapatan bahwa badannya terasa segar dan rasa
ngantuk hilang. Tapi apakah anda tau apa Efek Buruk dari Minum Kopi? Jika selama ini hanya
anda meminum kopi dan menikmatinya saja tanpa memikirnya efek negatifnya. Untuk
itu kami menulis artikel ini untuk memberikan anda kesehatan dan tetap kuat
sampai umur tua nanti.
Efek Buruk
dari Minum Kopi
- Kopi
dapat menyebabkan constipation atau susah buang air besar.
- Kopi
menyebabkan karang gigi dan gigi menjadi kuning bila dikonsumsi dalam
jumlah berlebihan.
- Peningkatan
Asam Lambung
Walaupun kopi memiliki banyak manfaat, kopi dikenal dapat meningkatkan
kegelisahan. Dosis konsumsi yang terlalu banyak tidak bisa diterima semua
orang. Selain itu, tingkat keasaman kopi yang tinggi dapat merangsang
pengeluaran asam lambung berlebih.
- Membahayakan
Gangguan Mata
Gangguan mata dipengaruhi oleh kafein, zat
yang dikandung dalam kopi. Gangguan tersebut disebut exfoliation glaucoma.
"Minum tiga cangkir kopi atau lebih dalam sehari, ditemukan
terkait dengan peningkatan gangguan pada glaucoma, khususnya bagi mereka
yang memiliki riwayat keluarga glaucoma," kata Jae Hee Kang, asisten
profesor kedokteran di Channing Division of Network Medicine at Brigham
and Women's Hospital in Boston.
"Mereka yang berisiko pada gangguan ini, terutama mereka yang
memiliki riwayat keluarga glaucoma sangat dianjurkan untuk membatasi
asupan kopi, kurang dari tiga cangkir per hari," sambungnya, seperti
dikutip Sciencedaily.
Studi tersebut melibatkan 79 ribu responden wanita. Dari data kesehatan
yang diambil terhadap pemeriksaan mata, dan kuesioner yang dilakukan untuk
mengetahui berapa banyak konsumsi kopi per hari, terbukti peringkat
teratas untuk kasus gangguan mata akibat kopi. Mereka terbukti
mengkonsumsi kopi tika cangkir lebih dalam satu hari.
Gejalanya ialah penekanan pada bola mata. Kemudian bisa menyebabkan
kerusakan syaraf optik lainnya disekitar mata. Ini yang menyebabkan
kebutaan permanen. Risiko kerusakan mata ini semakin meningkat bila Anda
semakin banyak mengkonsumsi kafein.
- Peningkatan
Detak jantung
Kafein sebagai kandungan utama kopi bersifat stimulan yang mencandu.
Kafeine mempengaruhi sistem kardiovaskuler seperti peningkatan detak
jantung dan tekanan darah. Dampak negatif itu muncul bila Anda
mengkonsumsinya secara berlebihan. Bagi kebanyakan orang, minum dua sampai
tiga cangkir kopi tidak memberikan dampak negatif. Meminum kopi dengan
frekuensi lebih dari itu bisa menimbulkan jantung berdebar-debar, sulit
tidur, kepala pusing dan gangguan lainnya. Oleh karena itu, bagi mereka
yang mengkonsumsi kopi agar tidak mengantuk-misalnya karena kekurangan
tidur disarankan agar konsumsinya disebar sepanjang hari.
Riset mengenai hubungan konsumsi kopi dengan keguguran kandungan tidak
memberikan kesimpulan seragam. Tetapi, untuk amannya ibu hamil disarankan
tidak minum lebih dari satu cangkir kopi sehari.
Namun seperti saya sebutkan di atas, efek kafein pada tiap orang berbeda2. Ada orang
yang biasa minum sampai 5 cangkir espresso dalam sehari dan tidak merasakan
efek buruknya. Tapi, kami menyarankan untuk anda, dari sekarang jangan terlalu
banyak minum kopi, meski kopi juga baik. Tapi atur waktu dan pola anda untuk
menikmati kopi.